Tinggal di Rumah Mertua itu Rasanya………

Bismillah….

Tinggal dirumah mertua itu rasanya?? menakutkan? mengasyikkan? Atau mungkin menyeramkan???

Ini kisah ku….

Aku menikah maret 2014, setelah menikah, kami tinggal dirumah mamah ku, namun itu hanya satu hari saja..hiks hiks..
Selanjutnya kami tinggal di rumah orang tua suami alias rumah mertua.
Sedih? Ya iyalah sudah pasti..
Apalagi tinggal terpisah dengan mamah adalah hal terberat yang harus aku lakukan…

Next..yuk kita bahas gimana rasanya tinggal di rumah mertua.

Nyaman? Tentu saja diawal-awal tidak bisa dibilang nyaman.
Perasaan kangen sama mamah, adikku dan kakakku membuat aku sedih…
Bagaimana tidak, tiba-tiba aja aku harus pindah ke lingkungan baru alias rumah mertua, sudah pasti ada rasa gak nyaman, dan semuanya seakan serba gak enak.

Bersyukur nya aku, suami ku itu mengerti aku banget..setiap suami ku pergi kerja aku ikut dan diantar kerumah mamah, nanti suamiku pulang kerja, baru aku dijemput lagi..
Meskipun demikian, setelah sampai rumah mertua, aku langsung teringat rumah kembali, kangen mamah ku, kakak ku, dan adik ku..bahkan rasanya aku pengen balik lagi kerumah mamah.

Alhamdulillah sih sikap keluarga suami ke aku baik-baik aja, mungkin itu disebabkan karena aku dan suamiku pacarannya cukup menguras waktu, yaitu sampai lima tahun, jadi kami sudah saling mengenal keluarga masing-masing.

Seiring waktu berjalan aku mulai menyadari, aku begini karena aku mengganggap rumah mertua adalah rumah yang asing bagi ku. Akhirnya aku mulai mencob

a untuk membuka diri, serta meyakinkan diri ku bahwa keluarga suami adalah keluarga ku juga, dan aku harus menganggap rumah ini seperti rumah sendiri.
Ya, selain itu aku juga harus menjadi diri sendiri, apa adanya. Biarkan keluarga baru ku ini mengenal aku, karena semakin mereka tahu banyak keburukan ku, itu artinya mereka semakin dekat dengan ku. Aku juga percaya, semakin mereka mengenal aku, mereka tak hanya melihat sisi buruk ku saja, namun juga sisi positifnya. Inilah aku…

Bukan hanya menampilkan the real me, ada hal yang aku coba tanamkan dalam diri ku selama tinggal di rumah mertua yaitu mencoba untuk berfikir positif dan toleransi.
Ini hanya soal waktu, rasa canggung baik itu dari ku atau mereka sudah pasti ada, namanya juga tiba-tiba ada orang baru di rumah, dan untuk mengatasi rasa canggung tersebut aku dan mereka sama-sama perlu mebiasakan diri dengan suasana baru ini. Dan yang paling penting aku harus beradaptasi dengan semua benda-benda yang ada di rumah mertua, dengan seluruh anggota keluarga, serta dengan budaya keluarganya. Akupun bisa dibilang menjadi sebagai pemerhati, dan mulai mempelajari setiap budaya yang ada di keluarga ini.
Pertanyaan-pertanyaan pun muncul di dalam hati ku “kok mereka kaya gini ya? Oh jadi disini tuh kebiasaannya kaya gitu ya? Kok berbeda ya dengan di rumah mamah? Haduuh apa mungkin mereka gak suka dan gak nyaman lagi kalau ada aku..”
Akan tetapi bagaimanapun juga, aku musti ingat, kalau aku tinggal di keluarga baru yang sudah pasti BERBEDA dengan keluarga ku di rumah.
Tapi yaudah sih gak perlu berpikir yang aneh-aneh ya rika.., cobalah untuk berpikir positif dengan mengerti, memahami, mempelajari, menelaah karakter dan budaya keluarga baru ini.
kadang hati ku menolak untuk bisa mengerti, kadang aku gak bisa menerima beberapa sikap mereka, tak jarang pula aku ditegur karena sifat ku, namun biar bagaimanapun juga ya aku tetap harus bisa menghargai, dan mengikuti aturan yang diberlakukan.
Akan tetapi aku musti berfikir positif, mungkin dengan aku ditegur atau dinasehati, aku jadi semakin banyak belajar dua budaya keluarga.

Ya..seiring dengan berjalannya waktu aku sekarang sudah mulai terbiasa tinggal dirumah mertua, terbiasa dengan lingkungannya, terbiasa dengan keluarganya, terbiasa dengan aturan-aturannya…

Namun…senyaman dan seenak apapun rumah mertua atau rumah orang tua, memiliki rumah sendiri untuk membangun dan membina keluarga sendiri merupakan impian setiap orang yang membina rumah tangga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s